7 Film Kontroversial yang Paling Sukses di Pasaran, Malah Panen Cuan!

7 Film Kontroversial yang Paling Sukses di Pasaran, Malah Panen Cuan!
7 Film Kontroversial yang Paling Sukses di Pasaran, Malah Panen Cuan!
7 Film Kontroversial yang Paling Sukses di Pasaran, Malah Panen Cuan!

jagotutorial.com-Selain plot menarik dan artisnya yang oke, sebuah film bisa juga meledak karena ada pro-kontra.

Kadang, beberapa hal yang bau pro-kontra memang menyengaja disisipkan supaya mengundang perhatian pemirsa dan memperoleh pembahasan di informasi.

Pro-kontra itu pasti mengundang bermacam reaksi di warga. Mendatangkan elemen kontroversial membuat beberapa film harus siap pasang tubuh terima beragam komentar miring.

Walapun demikian, tidak seluruhnya film yang terkena kecaman malah mlempem, geng. Jejeran film di bawah ini malah masih tetap sukses dan laku manis, walau didera kontroversi sana-sini.

Dikutip dari beragam sumber, berikut film kontroversial yang sukses raih keberhasilan besar!

7 Film Kontroversial yang Paling Sukses di Pasaran, Malah Panen Cuan!
7 Film Kontroversial yang Paling Sukses di Pasaran, Malah Panen Cuan!

1. Basic Instinct (1992)

Daftar Isi

Sebagai film classic yang memperoleh peringkat tinggi, Basic Instinct mempunyai pro-kontra yang masih diingat sampai sekarang ini.

Apa lagi bila bukan episode Catherine Tramell (Sharon Stone) saat interviu yang mengusung kakinya secara cukup terbuka sampai sisi pribadinya sedikit kelihatan.

Pro-kontra lain yang dibikin film ini ialah ada kekerasan berlebihan dan adagan sex yang cukup eksplisit.

Disamping itu, film ini memperoleh protes dari barisan LGBT karena stereotip psycho biseksual yang diperlihatkan film ini.

Walau bagaimanapun, film ini sukses memperoleh penghasilan lokal $117 juta dan $352 juta dari penjuru dunia.

 

2. Spirit of the Christ (2004)

Film setelah itu Spirit of the Christ yang diperankan oleh Mel Gibson. Film ini sendiri menceritakan mengenai kehidupan Yesus.

Film ini didakwa anti-Semitisme dan dilukiskan demikian kejam tanpa sensor. Film ini memperoleh peringkat jelek di Rotten Tomatoes.

Tetapi, semua dakwaan itu tidak dapat hentikan cara film ini untuk memperoleh penghasilan sampai capai angka $622 juta.

 

3. The Day After Tomorrow (2004)

Sebagai film yang bertopik musibah alam, The Day After Tomorrow tentu penuh akan pro-kontra. Pemicu kiamat di film ini ialah ada pemanasan global.

Film ini memperoleh score jelek dari kritikus film. Nilainya di Rotten Tomatoes cuman 44%. Pencinta lingkungan mengutamakan akan ketidakakuratan ilmiah di dalam film.

Sebagian orang berasa tidak nyaman karena film ini memperlihatkan keruntuhan kota New York cuman 3 tahun sesudah gempuran 9/11.

Walau terserang mati-matian oleh beberapa kritikus, film ini masih tetap sukses menyuap keberhasilan dengan hasilkan $186 juta di dalam negeri dan $544 juta di penjuru dunia.

 

4. Angels dan Demons (2009)

Diambil dari novel best-seller, film Angels dan Demons sukses memperoleh penghasilan tinggi. Keseluruhan penghasilan mereka ialah $618 juta.

Walau bagaimanapun, pro-kontra menemani keberhasilan film ini. Faksi Vatikan mendakwa film ini anti-Katolik hingga larang proses shooting di lokasi-lokasi seperti gereja.

Bahkan juga, faksi Vatikan mengatakan untuk boikot film ini. Si artis khusus, Tom Hanks, mengaku tidak pahami kenapa film yang dia bintangi dipandang mengejek agama tertentu.

 

5. Django Unchained (2013)

Film setelah itu Django Unchained yang disutradarai oleh Quentin Tarantino. Film ini dipandang kontroversial karena jumlahnya lemparan bau rasisme pada golongan kulit hitam.

Leonardo Di Caprio yang berperanan pemilik budak sampai berasa tidak nikmat hati pada musuh mainnya, Samuel L. Jackson dan Jamie Foxx karena perkataan kasar yang harus dia katakan.

Jumlahnya episode kekerasan yang terjadi membuat beberapa pemirsa berasa tidak nyaman, terhitung saat ada seorang budak yang dikonsumsi hidup-hidup oleh anjing.

Jejeran pro-kontra itu tidak hentikan pergerakan film ini untuk memperoleh penghasilan lokal sejumlah $162 juta dan $425 juta dari penjuru dunia.

 

6. Ghostbusters (2016)

Sebagai film re-boot, film Ghostbusters terang akan dibanding dengan film perintisnya yang launching di tahun 80-an.

Pro-kontra telah diawali semenjak trailer-nya, karena salah satu orang Afrika-Amerika di film ini, Leslie Jones, dilukiskan sebagai karyawan kerah biru dan bukanlah periset seperti yang lain.

Selainnya rumor rasisme, pro-kontra lain dari film ini ialah diputuskannya watak wanita yang jadi ketua team Blockbusters.

Meskipun memperoleh score rendah, film ini sukses memperoleh penghasilan lokal sejumlah $128 juta dan penghasilan dari penjuru dunia sejumlah $229 juta.

 

7. Joker (2019)

Dipandang seperti salah satunya film superhero terbaik, Joker sukses memenangi Golden Lion pada salah satunya festival film paling besar di dunia, Venice Film Festival.

Joker sama dengan pro-kontra karena dipandang dapat memacu orang dengan masalah psikis untuk lakukan hal negatif.

Penghasilan film ini sendiri sudah tembus angka $853 juta, menunjukkan jika Joker betul-betul disukai oleh warga lepas dari beragam kontroversinya.

 

Akhir Kata

Itu beberapa film kontroversial yang masih tetap raih keberhasilan secara box office. Terkadang orang malah cari beberapa hal yang bau pro-kontra.

Adakah film kontroversial lain yang kamu kira memperoleh penghasilan tinggi? Catat di kotak kometar, ya!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *